A.
Kepuasan
Pelanggan
Pembelian atau penggunaan jasa
memutuskan memberikan suatu penilaian terhadap produk atau jasa dan bertindak
atas dasar itu. Apakah pembeli puas setelah membelanjakan tergantung kepada
penampilan yang ditawarkan dalam hubungannya dengan harapan pembeli.
Philip Kotler dalam bukunya “Marketing
Management”, memberikan defines tentang kepuasan pelanggan (customer
satisfaction) “Kepuasan adalah tingkat keadaan yang dirasakan seseorang yang
merupakan hasil dari membandingkan penampilan atau outcome produk yang
dirasakan dalam hubungannya dengan harapan seseorang”.
Tingkat kepuasan adalah suatu fungsi
dari perbedaan antara penampilan yang dirasakan dan harapan, ada 3 tingkat
kepuasan:
1. Bila
penampilan kurang dari harapan pelanggan tidak dipuaskan.
2. Bila
penampilan sebanding dengan harapan maka pelanggan puas.
3. Apabila
penampilan melebihi harapan, pelanggan amat puas atau senang.
Kepuasan pelanggan pengguna jasa
pelayanan kesehatan (pasien/klien) dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Pemahaman
pengguna jasa tentang jenis pelayanan yang akan diterimanya, dalam hal ini
aspek komunikasi memegang peranan penting.
2. Empati
(Sikap Peduli)
Ditunjukkan oleh
para petugas kesehatan, kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang
baik, dan memahami kebutuhan para pelanggan. Sikap ini akan menyentuh emosi
pasien. Faktor ini akan berpengaruh pada tingkat kepatuhan pasien (Compliance).
3. Biaya
(Cost)
Tingginya biaya
pelayanan dapat dianggap sebagai sumber moral hazard pasien dan keluarganya
“yang penting sembuh” sehingga menyebabkan mereka menerima saja jenis perawatan
dan teknologi yang ditawarkan petugas kesehatan. Akibatnya biaya perawatan
menjadi mahal, informasi terbatas yang dimiliki pasien dan keluarganya tentang
perawatan yang diterima dapat menjadi sumber keluhan pasien, system asuransi
kesehatan dapat mengatasi masalah biaya kesehatan.
4. Bukti
langsung penampilan fisik (Tangibility), meliputi: fasilitas fisik,
perlengkapan pegawai dan sarana komunikasi.
5. Jaminan
keamanan yang ditunjukkan petugas kesehatan (Assurance), meliputi: kemampuan
kesopanan dan sifat dapat dipercaya yang dimiliki para staf, bebas dari bahaya,
resiko dan keragu-raguan, ketepatan jadwal pemeriksaan dan kunjungan dokter.
6. Kehandalan
(Reliability) merupakan kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan
segera dan memuaskan.
7. Daya
tanggap/kecepatan petugas dalam memberi tanggapan terhadap keluhan pasien
(Responsiveness) merupakan para staf untuk membantu para pelanggan dan
memberikan pelayanan dengan tanggap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar